Senjata Tak Bertuan*)
JENIS: senjata rakitan. Panjang: hampir satu meter, popor kayu hitam. Diserahkan oleh: Nasiran. Usia: 50 tahun. Ketua front PETA Blang Mancung, kecamatan Ketol, Aceh Tengah. Disita: tanggal 30 Oktober 2007 oleh Polsek Ketol.
Tulisan itu tertera di secarik karton merah dengan huruf-huruf yang diketik, lalu diikatkan pada senapan.
Moncong senjata itu tegak menghadap langit-langit. Karat menggerogoti bagian dalam pipa besi yang menjadi lubang melepas peluru. Berat senapan sekitar satu kilogram. Seluruh badan senapan dicat hitam. Di popor kanan menempel stiker bendera merah putih, bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jika tidak teliti benar, dari jauh tampilan senjata itu mirip Avtomat Kalashnikova 1947 buatan Rusia yang populer disebut AK 47, dan senapan M16 buatan Amerika Serikat.
Senin pagi, 8 November 2007, senjata itu ‘dipamerkan’ kepada wartawan di luar rumah dinas Kepala Kepolisian Daerah Aceh di Blang Padang. Sebanyak 17 senjata laras panjang rakitan dipajang di situ.
Selain senapan rakitan, di situ juga dipajang dua pucuk senjata organik jenis M16. Dalam kertas laporan penyitaan barang bukti, senjata ini adalah senapan standar Tentara Nasional Indonesia (TNI). Senjata ini ditemukan oleh Dedi Irwansyah di Desa Alue Peunawa, Kuala Batee, Aceh Barat, pada 5 Agustus 2007. Ia warga desa Teupin Gajah, kecamatan Kota Fajar, Aceh Selatan, dan berusia 25 tahun.
Senjata ini diserahkan kepada Kepolisian Resor Aceh Barat tanggal 6 Agustus 2007. Selain senjata, diterima pula 17 amunisi kaliber 5.56 yang masih aktif. Penyitaan merujuk pada surat telegram Kapolda No. Pol: STR/BB/X/2007/Dir Reskrim tanggal 30 Oktober 2007 tentang permintaan senjata api ilegal yang merupakan hasil operasi dan penyerahan dari masyarakat kepada Polri.
Kepala Polda Aceh Inspektur Jenderal Polisi Rismawan segera dirubungi wartawan foto dan televisi saat memegang senjata jenis senapan serbu ini. Rismawan tersenyum sembari mengamati senjata yang juga digunakan para tentara Amerika Serikat dalam Perang Vietnam, Teluk dan Perang Irak itu.
Saya menanyakan bagaimana polisi mendapatkan dua senapan organik itu kepada Rismawan.
“Dua senjata organik itu ditemukan tidak bertuan,” jawab Rismawan. (more…)

