Mungkinkah Membendung Banjir Informasi?

Judul : BLUR; How To Know What's True in The Age of Information Overload.
Penulis : Bill Kovach dan Tom Rosenstiel.
Penerbit : Bloomsbury.
Halaman : 227

DINI hari itu saya kaget dan terbangun mendengar dering handphone di meja sebelah kasur. Ada pesan masuk. Biasanya, informasi yang masuk pada jam-jam itu adalah informasi yang berkategori penting, darurat, atau mengabarkan berita duka cita. Dengan agak malas saya terpaksa mengambil HP, membuka kotak pesan, dan berharap bukan kabar muram yang saya terima. Ternyata benar, pesan itu sama sekali bukan berita duka. Melainkan, “Mama lg di rs. Pulsa mama habis. Tlg kirimin mama pulsa ke nomor ini…

Saya yakin itu berita bohong (hoax) dengan modus penipuan. Dan, itu bukan pesan yang satu-dua kali saya terima. Pengalaman serupa banyak dialami teman dan kerabat saya. Meski pesannya agak berbeda, bukan Mama, tapi Papa minta pulsa, rata-rata para penerima pesan punya komentar yang sama. “Sangat mengganggu!” kata mereka setengah memaki.

Pesan lain yang tak kalah mengganggu privasi adalah promosi kredit, penawaran ini-itu yang dikirim pada jam-jam kerja, atau ketika orang sudah terlelap. Selain melalui handphone, informasi-informasi sejenis juga memenuhi kotak surat elektronik (surel). Informasi ini seakan mengalir tanpa kenal waktu lewat saluran komunikasi pribadi dan rumah tangga, termasuk koran, televisi dan radio. Bercampur dengan ribuan, jutaan bahkan miliaran informasi yang faktual, nyata, dan, memang benar-benar penting dan layak dipercaya. Continue reading “Mungkinkah Membendung Banjir Informasi?”

Advertisements