Nelayan Wangiwangi*)

Kemiskinan di salah satu pesisir ‘Surga Laut’.

Laut Wakatobi

SADALIN mengikat perahu kayu sepanjang hampir empat meter di parit depan rumahnya. Parit selebar dua setengah meter itu juga menjadi lalu lintas dan “tempat parkir” perahu-perahu kayu milik nelayan lainnya. Air dalam parit itu jernih. Dasar parit tampak jelas dari permukaan. Parit itu langsung bermuara ke laut.

           Nelayan yang tinggal di Kampung Bajo, Desa Mola Utara, itu baru saja melaut, mencari ikan-ikan “balaki”, sebutan warga di Kecamatan Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi untuk ikan tuna. Continue reading “Nelayan Wangiwangi*)”

Advertisements