Media Vs. Dominasi Elite dalam Kebijakan Publik

ADA yang kurang berimbang dalam pemberitaan sejumlah media terkait penggusuran pemukiman warga di Kampung Pulo, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu. Media semata-mata menjalankan konsep tradisional tentang nilai berita. Dari riset yang saya lakukan, ada dua nilai pemberitaan yang lebih ditonjolkan oleh media dalam penggusuran dan pembongkaran paksa di Kampung Pulo yang dilakukan Pemerintah DKI Jakarta. Pemberitaan didasarkan pada, pertama, adanya unsur konflik di dalam peristiwa itu. Kedua, berita didasarkan pada nilai keterkenalan atau popularitas sumber, seperti pejabat pemerintah.

Penggusuran warga Kampung Pulo Agustus lalu.
Penggusuran warga Kampung Pulo Agustus lalu.

Terkait peristiwa penggusuran warga di Kampung Pulo yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung, media menonjolkan nilai konflik, bentrokan antara warga dengan aparat keamanan. Terlebih lagi, konflik yang menimbulkan jatuhnya korban, kericuhan yang berbuntut pada aksi brutal, seperti pembakaran, atau perang kata-kata yang saling menjatuhkan. Continue reading “Media Vs. Dominasi Elite dalam Kebijakan Publik”

Advertisements